fbpx

SLD UB Sarankan Keterlibatan Difabel dan Organisasinya dalam Pendirian Unit Layanan Disabilitas

Yogyakarta–Pada Jum’at-Sabtu, 22-23 September 2023, Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan Penyusunan Bahan Bimbingan Teknis Pembentukan Unit Layanan Disabilitas.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Kulonprogo, Yogyakarta, dengan dihadiri berbagai perwakilan unit layanan disabilitas di tingkat kabupaten dan provinsi.

Ketua Subdirektorat Layanan Disabilitas Universitas Brawijaya, Zubaidah Ningsih AS., PhD., mengisi salah satu sesi dalam kegiatan yang diselenggarakan selama dua hari tersebut.

Bersama dengan Unit Layanan Disabilitas Kota Surakarta, Ibu Zubaidah memaparkan bagaimana unit layanan disabilitas didirikan dan berfungsi di perguruan tinggi. Karena perbedaan konteks dan wilayah pengelolaan, ia juga menekankan garis besar apa yang perlu dimiliki dan diketahui oleh ULD di pemerintahan daerah.

“Keterlibatan penyandang disabilitas dalam unit layanan disabilitas sangat penting. Itu akan menjadi core ULD sebenarnya, karena dengan itu ULD bisa terus mengevaluasi diri dan tidak kehilangan nilai,” pesannya dalam sesi sharing best practice ULD.

Di sesi terpisah, Jonna Damanik, komisioner Komisi Nasional Disabilitas Republik Indonesia yang turut hadir dalam kegiatan ini, menegaskan pertanyataan ketua SLD UB.

“Lihat sekarang bagaimana UB dengan layanan disabilitasnya, itu karena keterlibatan difabel yang kuat dalam organisasinya,” ucap Bang Jonna, panggilan akrabnya.

Open chat
1
Need help?
PLD UB
Hello, can we help you?