fbpx

Introduction

Pelatihan Dosen, Kenali, Sikapi, dan Layani: Deteksi Dini Mahasiswa Penyandang Disabilitas

Pelatihan Dosen, Kenali, Sikapi, dan Layani: Deteksi Dini Mahasiswa Penyandang Disabilitas

Dalam rangka memberikan disability awareness kepada dosen-dosen pengajar di Universitas Brawijaya, Pusat Studi dan Layanan Disabilitas (PSLD) Universitas Brawijaya memberikan pelatihan dengan tema Kenali, Sikapi, dan Layani: Deteksi Dini Mahasiswa Penyandang Disabilitas. Pelatihan ini dilaksanakan secara daring pada hari Jumat (05/11/2021).

Pelatihan dosen ini menghadirkan narasumber-narasumber yang sudah berpengalaman di bidang isu-isu disabilitas dan sudah sering berinteraksi dengan mahasiswa penyandang disabilitas. Diantaranya adalah Unita Werdi Rahajeng, S.Psi., M.Psi., Psikolog yang merupakan dosen dari prodi Psikologi Universitas Brawijaya dan Pramesti Pradna Paramita, M.Ed.Psych., Ph.D., Psikolog, yang merupakan dosen dari prodi Psikologi Universitas Airlangga.

Tujuan dari diadakanya pelatihan dosen ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada dosen-dosen pengajar di UB terkait jenis-jenis disabilitas dan ciri-cirinya. Hal ini agar dosen mampu mendeteksi sejak dini apabila di kelas mereka terdapat mahasiswa penyandang disabilitas. Harapanya, setelah dosen mampu mendeteksi sejak dini mahasiswa penyandang disabilitas, dosen mampu menyikapi dan melayani dengan cara yang tepat yakni dengan memberikan akomodasi yang sesuai dengan jenis disabilitas mahasiswa tersebut.

Selain itu, dalam kegiatan ini juga memberikan pelatihan terkait manajemen kelas yang proaktif untuk memfasilitasi mahasiswa penyandang disabilitas. Pelatihan ini juga memberikan tips-tips cara melakukan pendekatan yang baik dan benar dengan mahasiswa penyandang disabilitas. bagaimana memberikan akomodasi yang sesuai berdasar kebutuhan dari mahasiswa penyandang disabilitas.

Harapanya dari keseluruhan kegiatan pelatihan dosen, kenali, sikapi dan layani ini dapat memberikan awareness terkait bagaimana cara mengenali dan mendeteksi sejak dini mahasiswa penyandang disabilitas. Dari situ, layanan akomodasi yang diberikan kepada mahsiswa penyandang disabilitas ini sesuai dengan hambatan dan kebutuhan mereka.