fbpx

Introduction

Dorong Keterbukaan Jurusan dan Prodi, PLD UB Undang Kajur dan Kaprodi se-UB

Pusat Layanan Disabilitas Universitas Brawijaya menyelenggarakan Sosialisasi Jenis dan Layanan Disabilitas serta Penetapan Penerimaan Mahasiswa Difabel dalam Program Studi di Universitas Brawijaya pada Rabu, 13 April 2022.

Dorong Keterbukaan Jurusan dan Prodi, PLD UB Undang Kajur dan Kaprodi se-UB

Pusat Layanan Disabilitas Universitas Brawijaya menyelenggarakan “Sosialisasi Jenis dan Layanan Disabilitas serta Penetapan Penerimaan Mahasiswa Difabel dalam Program Studi di Universitas Brawijaya” pada Rabu, 13 April 2022.

Kegiatan yang mengundang semua ketua jurusan dan program studi di UB ini diselenggarakan di Hotel Shalimar sejak siang hingga sore. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan gambaran tentang ragam disabilitas, kebutuhan penyesuaian di dunia akademik, dan ragam layanan yang disediakan PLD UB kepada pemangku kebijakan di setiap jurusan dan program studi. Tujuan akhirnya adalah agar dapat mendorong jurusan di UB dapat lebih terbuka terhadap penyandang disabilitas, utamanya calon mahasiswa.

Penanggungjawab kegiatan, Cyndiarnis Cahyaning Putri S.H., M.Kn. menyebutkan, kegiatan ini berkesinambungan dengan Seleksi Mandiri Penyandang Disabilitas (SMPD) yang diadakan tiap tahun.

“Hasil dari kegiatan ini nanti berupa komitmen program studi dan jurusan untuk menerima penyandang disabilitas ragam apa saja, dan ragam disabilitas apa yang kira-kira memang tidak dapat diterima,” ujar Cyndiarnis.

Mahasiswa Difabel Hadir untuk Sharing Pengalaman

Selain pemaparan dari pengurus PLD UB dan pemateri terkait pendidikan inklusif di perguruan tinggi, perwakilan mahasiswa difabel turut hadir. Mereka adalah Saphira Kusbandiah, Elo Mandeville, dan Dewa Bagaskara.

Mereka menceritakan pengalaman-pengalaman mereka dalam menjalani kegiatan akademik. “Ada banyak hambatan yang saya, utamanya, hadapi. Namun juga ada cara-caranya tersendiri untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut,” ungkap Elo, mahasiswa DKV UB.

Hal senada disampaikan Dewa Bagaskara, “Dukungan bisa berupa penyesuaian. Saya mengikuti kuliah online ditemani typist (juru ketik),” isyaratnya yang disuarakan juru bahasa isyarat.

Kajur dan Kaprodi Sepakati Ragam Disabilitas yang Diterima

Sebagaimana tujuan kegiatan ini yang bertujuan mengumpulkan data dan kesepakatan dari masing-masing program studi dan jurusan, pengurus PLD UB mengarahkan agar kajur dan kaprodi untuk mengisi formulir kesediaan menerima calon mahasiswa difabel.

Meskipun tidak hadir secara keseluruhan, hampir 70% program studi dan jurusan di Universitas Brawijaya yang telah mengisi formulir tersebut. Sebelum mengisi formulir, perwakilan program studi dan jurusan terlebih dahulu mengisi self-assessment kesiapan. Pengisian assessment tersebut didampingi beberapa pengurus PLD UB untuk dapat berkonsultasi langsung terkait kesiapan dan kesediaan program studi dan jurusan.

Open chat
Need help?
PLD UB
Hello, can we help you?